ABOUT MARRIED….

Jalan itu masih panjang…
Gunung nan tinggi belum sepenuhnya kau daki…
Laut nan luas belum sempat terseberangi
Bunga lily yang suci belum lah lagi tercium banunya…
apalah lagi tuk ‘dipetik

Inilah part of life kita. Kadang apa yang diinginkan tak lah bisa sampai dalam raihan tangan. Begitu mudah terlihat. begitu mudah terasa untuk menggapainya…namun semuanya tak lagi menjadi impian…namun hanya jadi kenangan….

When do will you get married…?

Pertanyaan sederhana dengan implikasi yang tak sesederhana jumlah kata dalam pertanyaan itu untuk menjawabnya.

Look at you…???
Sudah dewasa kah…?
Sudah kerja kah…?
Sehat…?

Lantas, what’s else your waiting…???

Aaaakh, boro-boro kawin….pacar aja belum punya…!
Belum siap niii….
Masak dengan gaji segini mau ngasi makan anak bini…mana bisa…
Belum kepikiran nih, mau nikmati aja dulu…enjoy men…!

Banyak alasan yang terlontarkan saat orang, baik cewek maupun cowok yang sudah ‘mampu’ memenuhi persyaratan untuk kawin atau menikah.

Bukan aku sok…apalagi bersombong kata…
I got story for you

Ceritanya two weeks ago salah seorang kerabat dekatku sudah ‘end of the rest‘ ke haribaan-Nya dengan tenang. Kebetulan saja, dia seorang laki-laki dewasa dengan kemampuan dan pekerjaan yang tidaklah cukup rendah, mungkin begitu kusebut. Dan situasinya sama dengan iklannya Ringgo itu lho…“Kapan Kawin…? Mei…be not mei be yes…!” alias masih jomblo. At least, sampai akhir kehidupan dengan kondisi sendiri seperti itu, aku melihatnya sebuah kemirisan yang tak seharusnya menimpa diri kita. Kenapa…? Karena kita mampu untuk mengubahnya koq! Ingat, Tuhan tak mengubah nasib kaumnya kalau kaum itu sendiri tak mau merubahnya! Meski andalan para jomblowan dan jomblowati beralasan bisa juga…”aakh, memang belum waktunya. Jodoh kan sudah di atur sama yang di atas…!”

Hayooo...Get start now! Niatkan deh dalam hati dan otak kita agar kita tak seperti katak dalam tempurung untuk mendapatkan pasangan kita. Hanya besar niat dengan ikhtiar yang belum maksimal! Atau mungkin kalian punya pemikiran nyeleneh seperti Mr. Lee Mingwei ( Read to : www.malepregnancy.com). Who’s know…?

Did you know :
“Jangan pernah takut untuk mengutarakan isi hatimu pada orang yang kau cintai, atau setidaknya orang yang ingin dicintai, karena mereka pun tidak tahu bagaimana perasaan hatimu kepada mereka sebelum kamu mengungkapkannya dengan kata-kata….”

Leave a Response