SEKS DAN BLOG

Anda menggemari gambar-gambar seronok? Maksudnya gambar-gambar nudis yang merangsang nafsu syahwat…
Entah apa yang dipikirkan bila melihat gambar-gambar seronok seperti cewek telanjang (buat kaum lelaki) dan cowok telanjang (buat kaum perempuan). Berbeda-beda sesuai dengan konotasi yang terbentuk dalam pikiran masing-masing individu. Satu hal yang pasti, jauh dari lubuk hati yang terdalam kita merasa nyaman. Hah…? (sakit ni orang!) Bukan maksudku untuk melihatnya dalam porsi suatu keisengan, namun terkadang sesekali mata kita sengaja ataupun tak sengaja melihat hal semacam itu. Bahkan mungkin pula lebih seru daripada hanya sekedar gambar saja.
Ternyata, kesenangan yang tersembunyi itu, diakui ataupun tidak, kita bisa menikmatinya walaupun dengan kadar yang berbeda. Nilai-nilai tradisional kita protes dengan hal itu Malu! Apalagi bila ditautkan dengan hal-hal yang bersifat keagamaan. Berdosa!
Tabukah hal semacam itu? Lantas, merasa berdosa…? Kalau tak sengaja…? Rezeki mata, katanya…

Seks dan hal-hal yang berkaitan dengannya merupakan sesuatu yang sangat sulit untuk dibicarakan dalam forum terbuka. Seks itu sebuah kesenangan. Atau…kesenangan itu sebuah seks! Up to you make a decision…!

Generally, pernah kubaca (tapi aku lupa di mana yaa…?) bahwa seks itu adalah sebuah kesenangan. Pengertian ini bersifat sangat umum. Seks menimbulkan rasa senang. Membuat orang mempunyai pemikiran yang jauh lebih terbuka dan mudah berkembang. Dapat menimbulkan ide kreatif. Dapat membuat orang menjadi lebih baik. tentu saja pengertian itu bisa di generalisasi seperti melakukan sebuah aktifitas yang menyenangkan. Aktifitas yang membuat orang bergairah. Bukan hanya melulu soal melakukan kontak fisik antara lawan jenis belaka.


Simple like this, jika suatu saat kita melakukan blogging dan kita mendapatkan teman, berinteraksi via comment, chatting dan situs jejaring sosial lainnya, lantas kita merasa senang dan akhirnya puas. Analoginya sama seperti orang yang mendapatkan orgasme. Hah…? Jadi, blogging juga merupakan kegiatan seks! I think like that! Bukankah intinya juga mendapatkan kesenangan…?

Sekali lagi, bukan maksudku untuk memberikan pemburaman terhadap nilai dan always welcome dengan seks itu lho, namun kita bisa berpikir jauh lebih positip tentang makna sebuah generalisasi. Memandang sebuah kata, dari berbagai sudut pandang dan cara orang untuk menginterpretasikannya. Namun, tidak pula untuk menggeneralisasikan makna dalam konotasi negatip. Itu tidak nyaman.

Enjoy with blogging and get a orgasm with your mind!

Leave a Response