TENTANG ASMA BRONCHIALE DAN IBU-IBU

Tadi pagi, sebelum pulang dinas malam, saat aku lagi membagikan obat, seorang pasien, ibu yang umurnya paruh baya dengan kondisi yang lumayan stabil dan tidak sesak nafas seperti kemarin, banyak bercerita dengan empat orang pasien lainnya.

Kira-kira begini : ” Wah, ternyata pasien ibu-ibu ini semuanya pengusaha lho, Pak!”
Wah hebat dong…
Lalu diiringi ketawa semua pasien yang ada.
Lalu dia ‘memperkenalkan‘ pasien-pasien yang ada. Ibu yang yang sedang kuberi obat itu berjualan kue jajanan di daerah tempat tinggalnya. Yang satunya berjualan nasi bungkus. Satunya lagi berjualan pisang goreng. Dan ibu yang lagi bicara biasa membuatkan kue pesanan orang.

Tahu nggak, semua ibu-ibu itu menderita penyakit yang sama lho : Asma Bronchiale. Kalau bahasa awam disebut dengan bengek.

Asma Bronchiale bukanlah penyakit berat tetapi rewel. Pengidapnya tidak boleh terkena, bersentuhan dengan faktor penyebab atau pemicu timbulnya penyakit ini.

Kenapa yaaa, semua ‘ibu-ibu pengusaha‘ itu menderita penyakit yang sama? Kalau faktor kebetulan, entahlah….

Hal ini bisa saja menjadi satu masalah dalam sebuah pencarian topik untuk penelitian
yang bersifat ilmiah. Misalnya untuk skripsi. Topik yang menarik dan kesannya sederhana. Namun, bisa jadi hal ini terlalu dini untuk menarik kesimpulan secara general. Tapi….siapa tahu sih ada yang tertarik kan…. 

Ukh, ngantuk juga akhirnya….Mau tidur dulu  yaaah

One Response to “TENTANG ASMA BRONCHIALE DAN IBU-IBU”

  1. [...] saja, untuk menarik perhatian lawan jenis saja harus melalui suatu persaingan yang sama sekali tak mudah! Perkelahian! Kalau begitu jomblo saja lah seumur hidup tak apa-apa barangkali yaaa…daripada [...]

Leave a Response