Taleb Distribution merupakan istilah yang mengatakan bahwa “Fenomena keuntungan / Profit yang seringkali terlihat seperti beresiko kecil dan stabil namun mengalami kerugian besar secara periodik. Dengan kata lain profit kecil namun sering dan loss yang sangat besar tapi jarang yang dapat menghapus semua profit kecil yang sudah dikumpulkan dengan susah payah. Isitilah ini dikemukakan oleh Martin Wolf dan John Kay.
Kejadian yang sangat jarang terjadi namun berakibat loss besar, seringkali disebut “Black Swan”, umumnya angsa berbulu putih dan angsa berbulu hitam jarang ditemukan tapi ada. Dari pengalaman kami, seringkali para trader forex pemula seringkali mengalami hal ini: kalau floating profit cepat keluar tapi kalau floating loss, ditahan-tahan sampai mules yang akhirnya sampai sudah terlalu besar atau bahkan menghabiskan seluruh dana trading. Istilah yang sering kami pakai “memelihara anak macan”, kalau kecil masih bisa diajak main meskipun berbahaya namun cepat atau lambat dia jadi besar dan bisa memakan Anda.
Profit selama 10 hari berturut-turut, lebih dari 100 pips per hari, kemudian pada hari ke 11, floating loss ditahan dan kebetulan ada berita fundamental di luar jadwal rutin, harga meloncat dan berakhirlah kisah sedih trading di hari Apes (berdasarkan kisah nyata). Ada begitu banyak variasi lain dari kisah ini tapi benang merahnya sama “Hanya diperlukan loss besar 1 sampai 5 kali untuk membuat Anda bangkrut”. Inilah salah satu tantangan bagi Anda yang baru mulai belajar forex trading dan terus terang tidak mudah melewati hal ini walaupun sepertinya mudah dan banyak pula yang jatuh meskipun sudah diberikan peringatan.
Apakah hal ini hanya berlaku bagi forex trader pemula? Tidak! Bagi yang sudah berpengalaman dan memiliki Trading System juga menghadapi ancaman yang sama, dimana sistem yang dirancang ternyata tidak dipersiapkan menghadapi beberapa pola pergerakan harga yang meskipun kemungkinan terjadinya kecil namun jika terjadi potensi loss nya besar sekali.
Berita bagusnya bagi Anda yang konsisten pasang stop loss, teori ini tidak berlaku bagi Anda, namun lolos dari bahaya ini bukan berarti Anda aman. Ada bahaya lain yang mengintai, yaitu stop loss nya sering kena sehingga Anda mengalami bleeding di balance Anda yang ujung-ujungnya total loss. Jadi jawabannya adalah bagaimana tetap menggunakan Stop Loss namun juga menghindari agar stop loss tidak terlalu sering kena sehingga menghabiskan dana Anda. Jawabannya kok malah jadi pertanyaan lagi?
Yah memang tidak ada yang mudah dalam dunia ini, kalau mudah semua orang juga sudah jago trading he..he…he….he….
Loss dalam trading adalah biasa bahkan master sekelas sorospun bukan hanya pernah tapi juga sering mengalami loss….cuma bedanya mereka dengan kita mereka mampu menghentikan loss ketika itu sedang terjadi tetapi kita sepertinya sulit menghentikannya…hal ini disebabkan oleh pola pikir kita bahwa harga akan segera balik seperti semula… padahal pasar bergerak bukan oleh pola pikir kita tetapi oleh kekuatan permintaan dan penawaran yang slalu mencari keseimbangan baru….
Sehingga orang yang memahami ini akan slalu menghentikan loss yang terjadi sebelum loss itu menjadi kekuatan yang mematikan bagi accountnya baik itu dengan cutloss maupun dengan stoploss…
Rugi memang tetapi kerugian ini tidak menyebabkan kita cepat terlempar dari arena untuk kembali mendulang profit…
Atau dapat juga menerapkan sebuah sistem trading seperti ini :
Lihat saja candle daily nya saja, sebelum nya lihat pergerakan pair nya dulu, pelajari berapa pips per hari nya, nah lihat saja candle daily, kalo candle hari kemaren turun, kita ambil turun dengan sl diatas high kemaren. Begitu sebaliknya. Risk dan rewards di tentukan sendiri 1:2. Silakan di pelajari sendiri yaaa..Semoga sukses…
Sumber : Forum fxclearing

