<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Share For Better &#187; Search Results  &#187;  label/Extravaganza</title>
	<atom:link href="http://ammadis.web.id/search/label/Extravaganza/feed/rss2/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ammadis.web.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Aug 2010 18:00:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>HUJAN</title>
		<link>http://ammadis.web.id/2009/04/hujan.html</link>
		<comments>http://ammadis.web.id/2009/04/hujan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 15:05:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ammadis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://shareforbetter.wordpress.com/2009/04/12/hujan</guid>
		<description><![CDATA[Entah apa yang terlintas dalam pikiran orang tentang hujan&#8230;bermacam-macam yaaa...Tadi pagi, belum lagi selesai aplusan dengan teman yang dinas pagi, aku dihadapkan dengan pilihan : (1)pulang dengan kehujanan atau (2)tetap kering sambil menunggu hujan reda. Kedua option kupilih!Lho koq gitu&#8230;??? Awalnya hujannya sih cuma gerimis saja, kuperhitungkan jarak sampai ke rumah, akh paling hanya basah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://1.bp.blogspot.com/_fR_oUFTjLoQ/SeIA11TNXfI/AAAAAAAAARk/lNAbozVo_oI/s1600/hujan.jpeg" style="clear:left;float:left;margin-bottom:1em;margin-right:1em;"><img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_fR_oUFTjLoQ/SeIA11TNXfI/AAAAAAAAARk/lNAbozVo_oI/s320/hujan.jpeg" /></a>Entah apa yang terlintas dalam pikiran orang tentang hujan&#8230;bermacam-macam<i> yaaa.</i>..<br />Tadi pagi, belum lagi selesai aplusan dengan teman yang dinas pagi, aku dihadapkan dengan pilihan : (1)pulang dengan kehujanan atau (2)tetap kering sambil menunggu hujan reda.</p>
<p>Kedua option kupilih!<br /><i>Lho koq gitu&#8230;???</i></p>
<div class="fullpost">Awalnya hujannya sih cuma gerimis saja, kuperhitungkan jarak sampai ke rumah, <i>akh </i>paling hanya basah sedikit. Melangkah lah aku ke <i>hall park</i> dengan pede nya. Dan setelah sampai di temani begitu banyaknya motor yang juga kehujanan, walah hujannya bertambah lebat!<i> Ufh</i>, Minggu yang kelabu buat yang mau <i>dating</i> atau <i>kopdaran</i> nih&#8230;???</p>
<p>Jadilah aku juga turut berdiam diri sembari menunggu reda, kuharapbegitu</p>
<p>Hujan kali ini begitu derasnya. Seperti hendak menghempaskan apa saja yang ada di bawahnya. <b>It&#8217;s not a November Rain</b> nya yang <b>romantis</b> itu&#8230;Menggelegar guntur beberapa kali di atas awan sana sambil mengantarkan kilatan matanya yang terang. </p>
<p>Aku ingat, betapa hujan seperti ini menjadi mainan yang sangat menyenangkan saat masih anak-anak. Tak ada beban yang perlu kupikirkan. Tak ada hal yang membuat <a href="http://www.ammadis.web.id/2009/04/contreng-yang-bikin-mumet.html">stress</a> rasnya saat itu. Berbasah-basah di bawah siraman hujan seperti sebuah permaianan yang tak pernah membosankan. Setiap kali datang, setiap kali itu pula aku bermain.</p>
<p>Pun beberapa tahun yang lalu saat aku harus mengejar dosen pembimbing <b>skripsi </b>ku yang harus melewati gunung yang lumayan tinggi, untung saja motorku tak pernah macet di tengah hujan yang lumayan deras. Semangat baja itu begitu kuat dan tak pernah terpikirku sebelumnya. Koq bisa ya aku &#8216;<b>sekeras hat</b>i&#8217; begitu&#8230;?</p>
<p>Pernah juga, hujan membuatku seakan menyesali dengan pekerjaan yang kuanggap melelahkan ini. <i>Akh</i>, perasaan sesaat itu hanya melintas! Di <i>tengah hujan deras malam hari</i>, di saat orang sedang berselimut tebal dan bermimpi, aku harus berteduh di teras sebuah toko. Padahal malam itu aku baru mulai menjalankan tugas&#8230;ufh, sebuah perjuangan dan juga sebuah pengabdian. Semoga <b>Allah SWT </b>memberiku kekuatan yang jauh lebih baik lagi nantinya.</p>
<p>Eh, semakin lama aku menunggu, hujannya semakin deras saja. Sudah hampir satu jam aku berdiri dengan motorku di dalam &#8216;<i>kandang parkir</i>&#8216;. Hmmm sepertinya aku harus bayah kuyup lagi&#8230;tiba-tiba terselip di hatiku ; &#8220;..<i>.sialan tu maling, tahu saja kalau jas hujan baru yang lagi di taruh di atas motorku beberapa hari yang lalu&#8230;</i>&#8220;</p>
<p>Dan&#8230;akhirnya akupun kuyup sampai ke rumah&#8230;!</p>
<p><i>&#8220;Mas, ni milo hangatnya&#8230;!&#8221;</i></p>
<p>Isteriku datang dengan senyum yang indah kali ini. <br /><i>Aaaakh, betapa <a href="http://www.ammadis.web.id/search/label/Extravaganza">indahnya </a></i><i>hujan kali ini&#8230;..</i></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ammadis.web.id/2009/04/hujan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
